Pada jaman dahulu kala, sekitar 1.000 taon yg lalu hiduplah seorang pembunuh bayaran yg terkenal. Dia terkenal karena sangat cekatan. Hal ini terbukti ketika hari itu hujan, lalu sang pembunuh bayaran mengangkat semua jemurannya dalam waktu 15 detik. Tapi terkadang dia juga ceroboh. Pernah dulu dia ngangkat jemuran, tapi sayangnya celana dalamnya ketinggalan sehingga dia sempat ga make celana dalam selama 5 minggu.
Pada suatu hari yg cerah, si pembunuh bayaran mendapatkan tugas untuk membunuh seorang pangeran di kerajaan sebelah. Menurut kabar burung (ga tau burungnya siapa), pangeran sangat suka mencuri jemuran org. Dari baju sampai celana jins. Dari singlet sampe pakaian antik abad milenium.. Beha. Entah apa juga gunanya buat dia. Mungkin aja ketika kerajaan kebakaran, sang pangeran menggunakan beha sebagai parasut. Setelah pembunuh bayaran dibayar dengan emas karat, seperangkat alat shalat dan... Eh, salah. Ketukar antara pembayaran dan acara nikahan. Setelah dibayar dengan 5 kambing, 8 unta, 3 ember, 7 indomie dan uang 10.000, dia memulai tugasnya sebagai assassin. Mulai dari sekarang, mari kita panggil si pembunuh bayaran dengan assassin.
Assassin memulai tugasnya. Dia pergi ke kerajaan sebelah. Ketika ingin memasuki kerajaan, dia menemukan satpam sedang menjaga gerbang masuk ke kerajaan. Dia melempar bom asap ke satpam. Tapi salah lempar.. Dia melempar celana dalamnya dan tentu saja itu membuat para satpam bingung. Berharap dapet uang, malah dapet kolor. Karena keburu panik, assassin langsung melawan penjaga yg kebingungan itu. Utk memulai penyamaran, dia memakai kostum para penjaga. Tetapi dia menemui masalah, Kostumnya bau ketek. Assassin sudah mencoba mengolesi deodoran ke keteknya. Tapi gagal, malah deodorannya yg bau ketek. Mencoba memakai rexona spray, tak diduga.. Ketika spray rexona dan bau ketek dari kostum tersebut bertemu, terlihatlah sekelebat api yg membara. WOW!! Dahsyat. Tidak mungkin deddy cobbuzier bisa melakukan ini.
Assassinpun memasuki kastil. Dia menyusuri kastil sambil menahan bau ketek dari kostum tersebut. Dia sempat melihat raja bermain barbie, ratu bermain bowling dan putri cantik agi atraksi makan pedang sambil kayang. Lalu dia mencoba makan pedang sambil meloncati lingkaran api, tapi sayangnya rambut sang putri kebakar. Dia mencari dan mencari, dimana gerangan sang pangeran? Dia sudah hampir putus asa, lalu dia melihat ke langit, ternyata pangeran sedang naik elang sambil melawan naga. Assassin shock, ternyata selama ini pangeran sering nonton sinema laga indosiar.
Setelah sang pangeran menang melawan naga, pangeran kembali bermain petak umpet di pohon duren sma elangnya. Karena si assassin ga punya duren untuk dilempar, dia melempar celana dalamnya yg ga dicuci selama sebulan, si elang pingsan dan pangeran shock. Karena si elang pingsan dan jatuh, si pangeran menggunakan parasutnya yg terbuat dari.. Ehm, beha dan jatuh bertepatan dengan assassin. Karena tak tahan dengan bau keteknya, assassin melepas kostum tersebut (dan baru menyadari bahwa dia adalah lelaki) dan protes ke pangeran soal bau ketek. Setelah mengajarkan pangeran menggunakan deodoran, pangeran menyayat assassin di lengannya. Assassin membalasnya, namun ditangkis oleh pangeran. Terjadi pertarungan sengit. Mereka melempar batu,kursi,meja,kulkas,beha,celana dalem dll. SAmpai saat assassin berada di puncak kemarahannya, dia melempar 5 piso. Tetapi karena kecerobohannya, dia malah melempar celana dalamnya yg 5 bulan belom dicuci. Si pangeran mati karena radang paru2 stadium 125 dan mati dengan sangat tidak elit. Ternyata setelah dilacak emang bener, pangeran suka maling jemuran tetangga. Bahkan kadang suka memakai rok dan tanktop. Namun kumis,bulu ketek dan bulu dada pangeran tak dapat disembunyikan sehingga cepat ato lambat akan ketahuan juga.
Jadi kesimpulan dari cerita ini adalah: Tak masalah bahwa kamu ini org ceroboh, dan kamu juga bisa membawa kolor andalanmu, paling tidak kamu bisa lolos dari kejaran maling. Tinggal lempar kolornya aja susah amat..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar