itu hanyalah masa lalu

masih ingat kau akan hari itu ? ketika tawa,dan senyummu mampu melupakan semua problematika yang ada dalam hidupku,membuatku sedikit lebih baik dan menjadi landasan kehidupanku.

masa-masa itu sangat melekat di benakku. Indah memang. sejak awal yaitu,disaat kita mulai saling memngenal,kita bercanda,dan tertawa. semua itu tak bisa di lupakan. aku sering melihatmu tertawa, bertingkah aneh, lucu dan itu semua berhasil membuatku mengenal senyuman. aku asih ingat benar ketika itu kau duduk di kantin, tepatnya di meja ke-4 dari pinggir. kau bersama temanmu bertingkah layaknya anak kecil yang sedang kebingungan. dengan gaya sedikit polos. aku tertawa melihat hal itu,meskipun saat itu teman"ku bertanya mengapa aku tertawa dengan sendirinya. dan itu berhasil untuk membuat semua bebanku hilang. entah kenapa setelah aku melihatmu melakukan hal-hal aneh aku pasti bisa melupakan apa yang membuatku sakit hati,jengkel,kesal. dan aku bahagia bisa mengenalmu.

namun,kini semua itu hanyalah sejarah.

kini kau sudah mulai menjauhiku, kini kau menatapku bukan dengan senyuman tapi dengan wajah yang kasar,tak bermakna sedikitpun. jika dahulu senyummu bisa membantuku, kini wajahmu justru menjadi sayatan kecil di hatiku.pedih memang rasanya, mengetahui orang yang disayang kini telah berubah.

dahulu pertemuan itu berupa tegur sapa dan senyuman namun kini hanyalah nada tanpa suara, dan hanya langkah kaki yang menjadi irama.jangan kau temui aku lagi jika memang kau menginginkannya. dan jangan pula kau coba untuk kembali menyembuhkan luka yang ada. karena itu hanya akan memperarah sakitnya.

biarlah, kunikmati sisa hidupku dengan luka yang terbuka ini, karena lama-kelamaan ia akan pulih kembali.

biarlah kucoba untuk jalani hidup tanpamu, meskipun air mata taruhanku.

selamat tinggal,

karena aku akan kembali ke kehidupan yang lalu,suram dan penuh dengan cobaan

selesai.........

Tidak ada komentar:

Posting Komentar